Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Lagi Viral, Menko Airlangga: Kuartal IV, Ekonomi RI Harus Tumbuh 5,56 Persen

Lagi Viral, Menko Airlangga: Kuartal IV, Ekonomi RI Harus Tumbuh 5,56 Persen

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan, perekonomian Indonesia harus tumbuh di rentang 5,5 persen - 6 persen di kuartal IV 2021.

Pertumbuhan hingga 6 persen itu menjadi syarat ekonomi sepanjang 2021 tembus 4 persen.

"Kita berharap di kuartal IV-2021 ini kita dapat menjaga di angka 5-6 persen. Kalau mau tumbuh di angka 4 persen, maka kuartal IV ini kita harus memacu ke sekitar 5,5-6 persen," kata Airlangga dalam webinar Economic Outlook 2022, Senin (22/11/2021).

Menko Airlangga: Kuartal IV, Ekonomi RI Harus Tumbuh 5,56 Persen


4+

KOMPAS.com: Berita Terpercaya

Baca Berita Terbaru Tanpa Terganggu Banyak Iklan

Dapatkan Aplikasi

Airlangga menyebut, target pertumbuhan 6 persen tidak terlampau mengada-ngada. Sebab beberapa indikator utama sesuai Purchasing Manager Index (PMI) manufaktur dan Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) tumbuh positif.

IKK berada pada angka 113,4, sedangkan PMI hingga 57,2 di bulan Oktober 2021. Sebelum itu, PMI hanya berada pada angka 52,2 di bulan September dan di 43,7 pada bulan Agustus.

Airlangga berujar, PMI tersebut merupakan yang tertinggi dibandingkan berbagai negara lain, terutama negara-negara ASEAN sesuai Malaysia, Vietnam, Thailand, dan Filipina.

"Dan kita perkirakan di tahun ini kita dapat capai 4 persen, maka tahun depan kita optimis dapat memacu di 5,2 persen," tutur Airlangga.

Selanjutnya, sektor utama menunjukkan angka yang positif. Sektor informasi dan komunikasi tumbuh 5,51 persen, jasa kesehatan 14 persen, pertanian 1,31 persen, real estate 3,42 persen dan industri pengolahan tumbuh 3,68 persen.

Pertumbuhan sektor real estate terbantu oleh insentif PPN ditanggung pemerintah untuk rumah sehingga menggerakkan 170 sektor pendukungnya. Sementara industri pengolahan terbantu oleh insentif PPnBM.

"Kita juga memiliki buffer tersendiri. Dari cadangan devisa sebesar 145,5 miliar dollar AS, kurs rupiah dan IHSG terjaga, dan IHSG diperkirakan membuat rekor di akhir tahun ini," ujar Airlangga.

Proyeksi ekonomi yang positif juga sempat disebutkan oleh lembaga internasional sesuai OECD, IMF, dan World Bank. Menurut OECD, proyeksi ekonomi positif di berbagai negara mengerek proyeksi pertumbuhan ekonomi dunia hingga 5,7 persen di tahun 2021 dan 4,5 persen di tahun 2022.

"IMF juga demikian, proyeksi 5,9 persen tahun 2021 dan 4,9 persen tahun depan. Demikian pula World Bank dari 5,6 persen tahun 2021 menjadi 4,3 persen tahun 2022," pungkas Airlangga.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Aktifkan Notifikasimu

Aktifkan

Auto Post Artikel di Blogspot

Cara Menulis Artikel Otomatis di Blogger


(KOM)(MLS)

Post a Comment for "Lagi Viral, Menko Airlangga: Kuartal IV, Ekonomi RI Harus Tumbuh 5,56 Persen"